Kritik Terhadap Penggunaan Metode Penafsiran Literal dalam Tafsir Al-Qur’an
DOI:
https://doi.org/10.51700/irfani.v5i1.606Kata Kunci:
Kritik, Metode Literal, Tafsir Al-Qur’an, Tawaran Kontekstual.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkritisi penggunaan metode penafsiran literal dalam tafsir Al-Qur’an dan menawarkan tafsir kontekstual sebagai alternatif metode penafsiran. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis terhadap sejarah penggunaan metode penafsiran literal dalam tafsir Al-Qur’an, karakteristik metode penafsiran literal, kelemahan metode penafsiran literal, dan dampak yang ditimbulkan dari penggunaan metode penafsiran literal. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan melalui studi literatur dari buku, jurnal, dan artikel terkait. Setelah itu, dilakukan analisis data dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode penafsiran literal dalam tafsir Al-Qur’an masih kurang memperhatikan konteks sejarah dan sosial saat penulisan ayat, serta menghasilkan pemahaman yang kaku dan terbatas terhadap teks Al-Qur’an. Penggunaan metode penafsiran literal secara berlebihan juga dapat menyebabkan konflik antara umat Islam. Dampak yang ditimbulkan dari penggunaan metode penafsiran literal termasuk menghasilkan pemahaman agama yang kaku, mengabaikan perkembangan zaman dan kebutuhan umat Islam, serta kurang memperhatikan nilai-nilai keadilan sosial dalam Al-Qur’an. Sebagai alternatif, tafsir kontekstual ditawarkan sebagai metode alternatif yang lebih memperhatikan konteks sejarah, sosial, dan budaya saat penulisan ayat dalam Al-Qur’an. Kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode penafsiran literal dalam tafsir Al-Qur’an memiliki banyak kelemahan dan dampak negatif, sehingga perlu dipertimbangkan untuk menggunakan metode alternatif seperti tafsir kontekstual.
Unduhan
Referensi
Abdullah, N. H., & Sulaiman, M. (2015). Literalism ideology in the understanding of the al-Qur'an. International Journal of Humanities and Social Science Invention, 4(2), 34-38
Abdullah, Y. (2014). Al-Qur'an dan terjemahannya. Jakarta: Lentera Hati.
Abidin, Z., & Amin, M. M. (2021). Analisis Metode Penafsiran Ayat-Ayat Alquran Terhadap Kehidupan Sosial Politik di Era Modern. Jurnal Studi Keislaman, 23(1), 125-145. DOI: 10.14421/jsk.v23i1.3657.
Abu Bakar, A. (2019). Kritik atas Metode Penafsiran Al-Qur'an Secara Harfiah. Jurnal Qur'anica: Media Pengkajian Qur'an dan Tafsir, 5(1), 79-96. DOI: 10.21580/q.v5i1.4178.
Alatas, S. F. (2017). Naqshabandiyyah in the works of Siddiq Khan and Rashid Ahmad Gangohi: The evolution of Muslim intellectualism in South Asia. Contemporary Islam, 11(3), 295-316. DOI: 10.1007/s11562-017-0395-9
Ali, M. (2019). Pemanfaatan Metode Tafsir Kontekstual dan Historis pada Tafsir Al-Qur’an di Abad ke-21. Addin, 13(1), 75-96. DOI: 10.21043/addin.v13i1.4526
Arif, A. (2019). The Development of Islamic Education in Multicultural Indonesia. IJAEDU- International E-Journal of Advances in Education, 5(14), 547-555. DOI: 10.18768/ijaedu.635050
Arifin, M. (2021). Penghindaran dari Tafsiran yang Tidak Tepat dalam Metode Penafsiran Al-Qur'an Secara Harfiah. Dirasat: Jurnal Studi Islam dan Peradaban, 17(1), 161-178. DOI: 10.30984/dir.v17i1.956.
Asyrori, M. (2019). Mengenal Metode Penafsiran Al-Qur'an: Tafsir Harfiah dan Tafsir Tematik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Azmi, A., & Hidayat, Z. (2021). Signifikansi Konteks Sejarah dan Kebudayaan dalam Penafsiran Al-Qur'an Secara Literal. Jurnal Islamica, 16(1), 1-20. DOI: 10.24260/islamica.v16i1.2465.
Azmi, A., & Wahyudi, M. (2020). Penerapan Metode Penafsiran Literal oleh Ibnu Taymiyyah dalam Tafsir Al-Qur’an. Jurnal Tafsir Al-Qur'an, 8(2), 163-178. DOI: 10.15575/jtaq.v8i2.7729.
Azra A. (2004). The Qur'an and the preservation of Islamic civilization. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
________. (2017). Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kajian Islam di Indonesia: 1950--1965. Mizan: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, 41(2), 273-299. DOI:
Az-Zuhaili, W. (1990). Al-Tafsir al-Munir fi al-Aqidah wa-al-Shari’ah wa-al-Manhaj. Beirut: Dar al-Fikr al-Mu'asir.
Bakhtiar, M. A. (2020). Penerapan Tata Bahasa dalam Metode Penafsiran Al-Qur'an Secara Harfiah. Jurnal Al-Tafsir: Jurnal Ilmu Tafsir Al-Qur'an & Hadits, 5(2), 215-226. DOI: 10.28918/al-tafsir.v5i2.3090.
Fauzi, A., & Sutrisno, E. (2021). Keterbatasan dan Kelebihan Metode Penafsiran Al-Qur'an Secara Harfiah. Jurnal Ilmiah Syi'ar, 7(2), 181-193. DOI: 10.21580/syr.2021.7.2.6805.
Hasan, A. (2019). Memahami Pesan Al-Qur'an melalui Struktur Teks. Al-Jamiah: Journal of Islamic Studies, 57(2), 231-252. DOI: 10.14421/ajis.2019.572.231-252.
Hashim, R. (2015). Problems of Literalism and Contextualism in Contemporary Islamic Legal Discourse. Göteborgs universitet.
Hassen, M. F. (2019). The Evolution of the Literal Method of Interpretation of the Qur'an. Journal of Qur'anic Studies, 21(1), 81-104. doi:10.3366/jqs.2019.0328
Jasko-Senderska, K. (2017). The Modern Interpretation of the Quran: General Considerations and a Case Study of the "Sword Verse". Arab Law Quarterly, 31(4), 315-339. doi: 10.1163/15730255-12314092
Mohammad, N., & Amir, A. M. (2021). Analisis Tafsir Imam Fakhr Al-Din Al-Razi pada Ayat-Ayat Al-Qur’an dengan Pendekatan Literal. Jurnal Pemikiran Islam, 6(1), 1-15. DOI: 10.29300/jpi.v6i1.4176.
Naik, Z. (2007). The Qur'an and Modern Science: Compatible or Incompatible?. Islamic Research Foundation International.
Nasr, S. H. (2013). The Study of Islamic Philosophy. In The Islamic Intellectual Tradition in Persia (pp. 1-20). Routledge. Brown, J. A. C. (2014). Misquoting Muhammad: The challenge and choices of interpreting the Prophet’s legacy. Oneworld Publications.
Rahman, F. (1982). Major Themes of the Qur'an. Minnesota: Biblioteca Islamica.
Rofi'i, M. (2020). Memahami Al-Qur'an Melalui Bahasa Asli: Tinjauan Metode Penafsiran Literal. Al-Tasamuh: Jurnal Studi Islam, 5(1), 67-88. DOI: 10.29300/al-tasamuh.v5i1.2644.
Rosyada, R.(2019). Tafsir Kontekstual dan Implikasinya terhadap Pendidikan Agama Islam. Jurnal Studi Agama dan masyarakat, 16(1), 19-38.
Salmani-Nodoushan, A. (2014). Challenges of Quranic Interpretation in the Modern World. Islam and Civilisational Renewal, 5(1), 69-84.
Sari, M. P., & Ramdani, S. (2019). Historisitas ayat: Kajian kritis atas kesahihan penafsiran ayat Al-Qur’an. Jurnal Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 7(1), 41-58. DOI: 10.15642/JASPI.2019.7.1.41-58.
Sayid, J. (2020). Metode Penafsiran Al-Qur’an Harfiah. Al-Ghazali Journal of Islamic Studies, 2(2), 85-97. DOI: 10.32806/agiis.v2i2.45.
Setiawan, B. E. (2016). Tafsir Methodologies and Hermeneutics: Al-Ja’di’s Contribution to the Tradition. Ulumuna, 20(1), 153-172.
Sharoni, A. (2019). The Impact of Non-rational Interpretation of the Qur'an on the Formation of Radicalism Among Indonesian Muslim Society. Al-Ta lim Journal, 26(2), 125-143. DOI: 10.15548/jt.v26i2.601
Shihab, Q. (2003). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an, Vol. 1. Jakarta: Lentera Hati.
Sholeh, M. A., & Assajari, A. (2018). Islamic Education Philosophical Refutation Against the Literalism of al-Qur'an Interpretation. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 306, 181-185. DOI: 10.2991/iconeg-18.2018.38
Sulaeman, E. (2020). Penerapan Prinsip-Prinsip Penafsiran Harfiah dalam Pemahaman Al-Qur'an. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 197-212. DOI: 10.24235/at-tadzkiyyah.v11i2.7294.
Sumarni, E., & Ruslan, R. (2021). Nilai-Nilai Etika dalam Metode Penafsiran Al-Qur'an Secara Literal. Jurnal Ilmu dan Teknologi Informasi Asia, 15(1), 53-63. DOI: 10.29244/jitaa.v15i1.33054.
Suryana, A. (2020). Tantangan Metode Penafsiran Terhadap Ayat-Ayat Al-Qur'an yang Bersifat Metafisik. Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hadis, 8(1), 1-18. DOI: 10.20871/bayan.v8i1.547.
Wahyudi, M. (2019). Analisis Kritis terhadap Metode Penafsiran Al-Qur'an Secara Harfiah. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 17(2), 143-159. DOI: 10.23971/jsam.v17i2.1291.
Wahyuningsih, S. N. (2021). Metode Tafsir Al-Qur'an (Studi Literatur). Al-Hadis: Jurnal Ilmu Hadis, 3(1), 1-19. doi:10.29240/alhadis.v3i1.1666
Yuksel, E. (2012). Ninety Nine Righteous Men. Brainbowpress.
Yunus, A. B. H. (2018). Historical Contextualization of the Quranic Text Based on Nurcholish Madjid and Muhammad Arkoun's Thoughts. Al-Ta'dib, 11(1), 1-10. DOI: 10.14421/ajis.2018.561.135-156
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Azwar Sani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

