KONSEP MAKNA UFF DALAM AL-QURAN
Penerapan Teori Semiotika Roland Barthes Terhadap Qs. Al-Isra’ ayat 23
DOI:
https://doi.org/10.51700/irfani.v2i1.217Kata Kunci:
birrul walidain, teori Roland Barthes, al-Isra ayat 23Abstrak
Tulisan ini membahas tentang konsep birrul walidain dalam al-Quran khususnya pada Qs. Al-Isra’ ayat 23 yang agaknya dizaman sekarang cenderung diabaikan, tentu birrul walidain disini berkaitan dengan tindakan terutama ucapan kepada kedua orang tua. Dalam kajian semiotika, kata uff merupakan sebuah simbol dalam penyampaian ucapan yang harus diinterpretasikan. Salah satu teori semiotika yang dikembangkan oleh para cendikiawan adalah semiotika Roland Barthes karena yang digunakan Barthes adalah analisis struktural dalam kritik teks. Dalam teorinya, barthes menawarkan dua tahapan teori. Pertama, disebut sebagai sistem linguistik atau biasa dikenal dengan makna denotasi. Kedua, disebut sebagai sistem mitologi biasa dikenal dengan makna konotasi. Lebih detailnya. Pada sistem linguistik adalah pembacaan secara tekstual dan sistem mitologi adalah pembacaan secara kontekstual. Sudah dapat dipastikan, konsep birrrul walidain dalam al-Quran sangat relevan dengan teori Barthes, bahkan dengan permasalahan-permasalahan kontemporer lainnya saat ini. Kemudian, penulis akan mengaplikasikan teori semiotika Barthes untuk memahami konsep birrul walidain dalam al-Quran. Hasil dari pengaplikasian teori tersebut dalam Q.S al- Isra ayat 23, yaitu: sistem linguistik pada kata uff yang tidak hanya diartikan “ah” melainkan juga larangan untuk tidak berkata kasar kepada orang tua. Sedangkan sistem mitologinya adalah seorang anak diharuskan untuk berbakti kepada orang tua dengan menyayagi keduanya. Adapun ideologi yang terkandung dalam ayat ini adalah berkaitan dengan akhlak, tidak hanya kepada kedua orang tua, namun juga kepada orang yang lebih tua
Unduhan
Referensi
Al-Maraghi, Ahmad Mustafa. Tafsir al-Maraghi Mesir: Mustafa al-Halb wa Awladih, t.th, jilid 13
Mahmud, Ali Abdul Halim. Akhlaq Mulia terj. Matsuri, Jakarta: Gema Insani ,2004 cet. 1.
Imron, Ali. Semiotika Al-Qur’an: Metode dan Aplikasi terhadap Kisah Yusuf Yogyakarta: Teras. 2011
Ad-Dimasyqi, Al-Imam Abu Fida Isma’il Ibnu Katsir. Tafsir Ibnu Kasir Semarang: Sinar Baru Algesindo, 1999, jilid 15
Jamhari, Amirulloh Syarbini dan Soemantri. Keajaiban Berbakti kepada Orang Tua: Kunci Utama Meraih Sukses di Dunia dan Akhirat, Jakarta: Elex Media Komputindo, 2011
Berger, Arthur Asa. Tanda-tanda dalam Kebudayaan Kontemporer, terj. M. Dwi Satrianto, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2000
Hoed, Benny H. Strukturalisme de Saussure di Prancis dan Perkembangannya. Terj. Kita, Irzanti Sutanto dan Ari Anggari Harapan, Jakarta: Wedatama Widya Sastra, 2003
Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya, Bandung: J-ART, 2004
Nufus, Fika Pijaki. Konsep Pendidikan Birrul Walidain dalam Qs. Luqman (31): 14 dan Qs. Al-Isra’ (17): 23-24, Jurnal Ilmiah DIDAKTIKA Agustus 2017. vol-18, No 1, 16-31
Hamka, Tafsir al-Azhar, Jakarta, Pustaka Panjimas, 1999, jilid 15
Asri, Hasan. Etika Akademis dalam Islami, Jakarta: Tiara Wacana, 2004
Hidayat, Komarudin. Memahami Bahasa Agama: Sebuah Kajian Hermeneutik Jakarta: Paramadina, 1996
Kurniawan, Semiologi Roland Barthes, Magelang: Indonesiatera, 2001
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Mishbah, Jakarta : lentera hati, 2002, jilid 11
Muh}ammad, Nawawi>. Maraqil ‘Ubu>diyah, Surabaya: Mutiara Ilmu Surabaya, cet. 1.
Barthes, Roland. Mitologi, terj. Nurhadi, A. Shihabul Millah, Yogyakarta: Kreasi Wacana, 2006.
Barthes, Roland. Petualangan Semiologi, terj. Stephanus Aswar Herwinarko, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007
Sunardi, St. Semiotika Negativa, Yogyakarta: Buku Baik, 2004
Ash-Shiddieqy, Teungku Muhammad Hasbi. Tafsir al-Qur'anul Majid an-Nur, Semarang: Pustaka Rizki Putra, 2000
Verhar, Asas-asas Linguistik Umum, Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 2016
Noth, W. The Handbook of Semiotics, St Paul/Indianapolis: Indiana University Press, 1995
Az-Zuhaili¸ Wahbah. Tafsir al-Munir fi al-Aqidah wa asy-Syari’ah wa al-Manhaj, Beirut: Dar al-Fikr, t.th
Al-Mundziri, Zakiyuddin Abdul Adzim, at-Targhib wa at-Tarhib, Kairo: Dar al-Fajr lil Turats, 1421, cet. 1.
الدرر السنية - أحاديث منتشرة لا تصح (dorar.net).
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Azka Noor

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

