Tafsir Lisan Amar Makruf Nahi Mungkar
Kajian Perspektif Ḥabā`Ib di Kota Pontianak Kalimantan Barat
DOI:
https://doi.org/10.51700/aliflam.v5i01.708Kata Kunci:
ḥabā`ib, amar makruf nahi mungkar, oral interpretation, characteristics of oral traditionsAbstrak
Artikel ini mengupas tentang tafsir lisan amar makruf nahi mungkar sudut pandang ḥabā`ibdi Kota Pontianak Kalimantan Barat. Penelitian ini bersifat kualitatif dan mengadopsi model penelitian lapangan dengan analisis data deskriptif-analitis. Temuan ini menunjukkan bahwa penafsiran ḥabā`ib lokal terhadap amar makruf nahi mungkar dapat digolongkan menjadi dua kelompok: kelompok yang secara khusus berfokus pada teks Al-Quran yang mengandung frasa tersebut, dan kelompok yang menafsirkan ayat-ayat Al-Quran tanpa frasa tersebut. Pembahasan istilah ‘munkar’ sebagian besar berkisar pada isu-isu yang berkaitan dengan pemimpin Muslim dan non-Muslim, kriminalisasi dan penghinaan terhadap ulama, serta kasus-kasus terkait LGBT. Tradisi lisan memainkan peran penting dalam membentuk penafsiran ḥabā`ib, yang dicirikan oleh tiga aspek utama: a) fokus pada isu-isu lokal, b) bernada agonistik, dan c) pandangan konservatif atau tradisionalis. Ciri-ciri tersebut mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penafsiran amar makruf nahi mungkar karya ḥabā`ib, sehingga menghasilkan penafsiran yang berbeda dengan yang terdapat dalam literatur tafsir tradisional.
Unduhan
Referensi
Ajisman. 2016. “Perkembangan Lembaga Agama Islam Di Kota Madya Pontianak Pada Akhir Abad Ke-20.” Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya 2 (1): 338–39. https://doi.org/10.36424/jpsb.v2i1.77.
Al-Alawi, Abdullah Assegaf. 1964. Khidmatu Al-‘Asyīrah Bi at-Tartīb, Wa at-Talkhīṣ Wa at-Tażyīl Syamsi Aẓ- Ẓahīrah. Jakarta: Rābiṭah al-‘Alawiyyah.
Al-Asfihāni, Ar-Raghīb. Al-Mufradāt Fī Raghīb Al-Qur`ān. Maktabah Naẓār Mustafā.
al-Masyhūr, Abdurrahman bin Muhammad. 1984. Syamsu Aẓ-Ẓahīrah Fī Nasabi Ahli Al-Baīt Min Banī ‘Alawī. Jeddah: ‘Ālami al-Ma’rifah.
al-Qodri, Syarif Ibrahim. 2005. “Kesultanan Kadriah Pontianak: Perspektif Sejarah Dan Sosiologi Politik.” In Seminar Kerajaan Nusantara, Kuantan, Malaysia: Universiti Malaya.
Al-Zastrouw. 2004. Gerakan Islam Simbolik: Politik Kepentingan FPI. Yogyakarta: LKiS.
Alatas, Ismail Fajri. 2005. “Land of the Sacred, Land of the Damned: Conceptualizing Homeland among the Upholders of the Thariqah ‘Alawiyyah in Indonesia.” Antropologi Indonesia 29 (2): 144–49.
———. 2015. “Gold and Silver, Branded Horses, and Well-Tilled Land”: Gender and Hadrami Migration.” Indonesia Feminist Journal 3: 6–7. www.indonesianfeministjournal.org.
———. 2017. “Ḥabā`ib in Southeast Asia.” The Encyclopaedia of Islam.
Algadri, Hamid. 1996. Islam Dan Keturunan Arab Dalam Pemberontakan Melawan Belanda. Bandung: Mizan.
Anonim. 1926. “Nomor Soeltan Pontianak.” Panji Pustaka.
Anwar, Saeful. 2014. “Pemikiran Dan Gerakan Amar Ma’ruf Nahi Munkar Front Pembela Islam (FPI) Di Indonesia 1989-2012.” Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam 4(1): 220–50. https://doi.org/10.15642/teosofi.2014.4.1.220-250.
Aṭ-Ṭabarī, Abū Ja’far Ibnu Jarīr. 2006. Tafsīr Aṭ-Ṭabarī: Jāmi’ Al-Bayāni ‘an Ta’ Wīl Āi Al-Qur`ān. Kairo: Dār Hijr.
Aziz, Aceng Abdul. 2015. Islam Ahlu Sunnah Waljama’ah: Sejarah, Pemikiran Dan Dinamika NU Di Indonesia. Jakarta: LP Ma’arif Nahdlatul Ulama.
Azra, Azyumardi. 2000. “Muslim Indonesia: Viabilitas ‘Garis Keras.’” Gatra.
Badarussyamsi, M. Ridwan, and Aiman Nur. 2020. “Amar Makruf Nahi Mungkar: Sebuah Kajian Ontologis.” Tajdid 19 (2): 274–77. https://doi.org/10.30631/tjd.v19i2.
Bāqī, Muhammad Fuād Abdul. 1942. Al-Mu’jam Al-Mufahras Li Alfāẓ Al-Qur`ān Al-Karīm. Kairo: Dār al-Hadiṡ.
Berg, L.W.C. van den. 1989. Hadramaut Dan Koloni Arab Di Nusantara. Jakarta: INIS.
Bruinessen, Martin van. 1992. “Tarekat Dan Politik: Amalan Untuk Dunia Atau Akhirat?” Majalah Pesantren IX.
Efendi, Zakaria. 2021. “Sejarah Dakwah Sultan Syarif Abdurrahman Al-Qadri: Islamisasi Di Pontianak.” Jurnal Lektur Keagamaan 19 (2): 367–69. https://doi.org/10.31291/jlka.v19i2.
Effendy, Bahtiar. 1998. Islam Dan Negara: Transformasi Pemikiran Dan Praktik Politik Islam Di Indonesia. Jakarta: Paramadina dan Yayasan Ibn Sina.
Firmanto, Alfan. 2012. “Jejak Sejarah Kesultanan Pontianak: Kajian Inskripsi Situs Makam Batu Layang.” Jurnal Lektur Keagamaan 10. https://jlka.kemenag.go.id/index._php/lektur.
Ghazali, Imam, and A.M. Safwan. 2013. Peran Dakwah Damai Ḥabā`ib/Alawiyyin Di Nusantara. Yogyakarta: Rausyan Fikr.
Görke, Andreas. 2014. “Redefining the Borders of Tafsīr: Oral Exegesis, Lay Exegesis and Regional Particularities.” In Tafsir and Islamic Intellektual History: Exploring The Boundaries of A Genre, eds. Andreas Görke and Jahanna Pink. New York: Oxford University Press.
Hasanuddin. 2014. Pontianak Masa Kolonial. Yogyakarta: Ombak.
———. 2016. “Politik Dan Perdagangan Kolonial Belanda Di Pontianak.” Patanjala 8 (2): 206–7. http://dx.doi.org/10.30959/patanjala.v8i2.73.
Hasanuddin, and Budi Kristanto. 2001. “Proses Terbentuknya Heterogenitas Etnis Di Pontianak Pada Abad Ke-19.” Humaniora 13 (1): 65–66. https://doi.org/10.22146/jh.712.
Ho, Engseng. 2006. The Graves of Tarim: Genealogy and Mobility across the Indian Ocean. California: University of California Press.
“Http://Pontianak.Tribunnews.Com/2016/06/10/Foto-Foto-Ratusan-Massa-Lpi-Dan-Lpm-Sweeping-Tempat-Hiburan-Di-Pontianak.”
“Https://Nasional.Tempo.Co/Read/835387/Tengku-Zulkarnaen-Ditolak-Warga-Dayak-Ini-Respon-Mui-Kalbar.”
“Https://Nasional.Tempo.Co/Read/877179/Aksi-Bela-Ulama-205-Kisruh-Pontianak-Berstatus-Siaga.”
“Https://Regional.Kompas.Com/Read/2018/02/12/16004731/Tiga-Pasang-Calon-Siap-Bertarung-Di-Pilkada-Kalbar.”
“Https://Www.Merdeka.Com/Peristiwa/Jaringan-Lgbt-Di-Pontianak-Terbongkar-Targetnya-Anak-Anak.Html.”
Ibnu Kaṡīr, Abū al-Fidā Ismā‘il bin ‘Umar. 1999. Tafsīr Al-Qur`ān Al-‘Aẓīm. Riyāḍ: Dār al-Tayyibah.
Ichwan, Moch Nur. 2006. “Rethinking Al-Amr Bi Al-Ma‘rûf Wa Al-Nahy ‘an Al-Munkar: Etika Politik Dalam Bingkai Post-Islamisme.” In Dinamika Kebudayaan Dan Problem Kebangsaan: Kado 60 Tahun Musa Asy‘Arie, ed. Andy Dermawan. Yogyakarta: LeSFI.
Jihad, Badrul. 2021. “Implementasi Prinsip Amar Makruf Nahi Munkar Sebagai Etika Politik Islam.” Sophist 3 (1): 110–14. https://doi.org/10.20414/sophist.v3i1.38.
Listiana, Dana. 2017. “Sistem Pacht Dan Perluasan Negara Kolonial Di Pontianak 1819-1909.” Universitas Gajah Mada.
Mahmudin. 2013. “Budaya Kekerasan Dalam Gerakan Islam: Studi Tentang Penegakan Doktrin Amar Makruf Nahi Mungkar Pada Ormas Front Pembela Islam (FPI) Kota Makassar.” Diskursus Islam 1 (1): 87–89. https://doi.org/10.24252/jdi.v1i1.6584.
Manẓur, Ibnu. Lisān Al-‘Arab. Beirut: Dār Ṣādr.
Munoz, Paul Michel. 2009. Kerajaan-Kerajaan Awal Kepulauan Indonesia Dan Semenanjung Malaysia: Perkembangan Sejarah Dan Budaya Asia Tenggara (Jaman Pra Sejarah-Abad XVI). Yogyakarta: Penerbit Mitra Abadi.
Mustafa, Ibrahim. 2004. Al-Mu’jam Al-Wasīṭ. Mesir: Maktabah al-Syurūq al-Dauliyah.
Mutaqin, Ahmad. 2012. “Kekerasan Atas Nama Agama (Reinterpretasi Dan Kontekstualisasi Jihad Dan Amr Ma’ruf Nahi Munkar.” Al-Adyan 7 (2): 42–43. https://doi.org/10.24042/ajsla.v7i2.505.
Nashir, Haedar. 2009. Manhaj Gerakan Muhammadiyah: Ideologi, Khittah Dan Langkah. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.
Ong, Walter J. 2013. Kelisanan Dan Keaksaraan. Yogyakarta: Gading Publishing.
Quṭb, Sayyid. 1984. “Fī Ẓilāl Al-Qur`ān.” In Beirut: Dār al-Syurūq.
Rahimi, Muhammad. 2012. “Asbal Dalam Tarekat Naqsyabandiyah Di Kota Pontianak: Khazanah Ritual Sufistik.” Khatulistiwa 2 (2): 173–75. 10.24260/khatulistiwa.v2i2.205.
Rahman, Ansar. 2000. Sultan Syarif Abdurrahman Al-Kadri: Perspektif Sejarah Berdirinya Kota Pontianak. Pontianak: Pemerintah Kota Pontianak.
Rahmaniah, Syarifah Ema. 2014. “Multikulturalisme Dan Hegemoni Politik Pernikahan Endogami: Implikasi Dalam Dakwah Islam.” Walisongo 22 (2): 435–45. 10.21580/ws.22.2.273.
Setara Institut. 2012. Dari Radikalisme Menuju Terorisme: Studi Relasi Dan Transformasi Organisasi Islam Radikal Di Jawa Tengah Dan D.I. Yogyakarta. Jakarta: Pustaka Masyarakat Setara.
Shihab, M. Quraish. 2002. Tafsir Al-Misbah. Jakarta: Lentera Hati.
Siregar, Hamka. 2009. Perkawinan Endogami Pada Komunitas Arab Alawiyyun Di Kota Pontianak. Yogyakarta: Disertasi Doktor UIN Sunan Kalijaga.
Sofwan, Ridin. 2004. Islamisasi Di Jawa: Penyebaran Islam Di Jawa Menurut Penuturan Babad. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suprianto, Bibi. 2021. “Sejarah Habib Husein Al-Qadrie Dalam Menyebarkan Ajaran Islam Di Daerah Pedalaman Kalimantan Barat.” Juspi 4 (2): 114–15. http://dx.doi.org/10.30829/juspi.v4i2.8519.
Syahril et al. 2019. Literasi Paham Radikalisme Di Indonesia. Bengkulu: Zigie Utama.
Syahzaman. 1999. Cerita Rakyat Dari Kalimantan Barat. Jakarta: Grassindo.
Veth, P.J. 1846. Borneo’s Wester-Afdeling: Geographisch, Statistisch, Historisch. Zaltbommel: Joh. Noman en Zoon.
Yunus, A. Faiz. 2017. “Radikalisme, Liberalisme Dan Terorisme: Pengaruhnya Terhadap Agama Islam.” Jurnal Studi al-Qur’an 13 (1): 91–92. https://doi.org/10.21009/JSQ.013.1.06.
Zulfikar, Andri. 2009. Sejarah Gemilang Kerajaan-Kerajaan Islam Di Kalimantan Barat. Pontianak: Bina Insan Mulia.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Alif Lam: Journal of Islamic Studies and Humanities

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

