Pembacaan Makna Nusyūz Dalam Tafsir Jami’ Al-Bayan Dan Al-Qur’an Al-Azhim

Penulis

  • Muhaini Hidayatullah STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang
  • Siti Asiah STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

DOI:

https://doi.org/10.51700/aliflam.v2i2.293

Kata Kunci:

Kesetaraan Gender, Nusyūz, Tafsir Jami’ Al-Bayan, Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim

Abstrak

Penelitian ini merupakan sebuah upaya untuk mengetahui bagaimana pandangan At-Thabari dan Ibnu Katsir mengenai nusyūz. Hal ini berawal dari banyaknya pemahaman yang beredar di masyarakat bahwa permasalahan nusyūz hanya ditunjukan dan dipermasalahkan kepada perempuan (istri). Pemahaman yang cendrumg tekstual dalam surah An-Nisa ayat 34 kerap kali dijadikan dalih sebagai alasan untuk melakukan tindak kekerasan terhadap perempuan baik berupa fisik maupun psikis. Sedangkan pembacaan dalam ayat yang lain yaitu dalam surah An-Nisa ayat 128 menunjukkan bahwa suami juga bisa melakukan nusyūz. Dari penelitian ini menunjukan bahwa At-Thabari dalam kitab jami’ Al-Bayan dan Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim mengemukan bahwa baik nusyūz istri atau suami ialah bentuk kebencian kepada pasangan serta meninggalkan kewajiban yang telah ditetapkan dalam kehidupan rumah tangga, dan dalam penyelesaiannya nusyūz istri ialah ada tiga tahapan yaitu menasehati, pisah ranjang dan memukul. sedangkan penyelesaian nusyūz suami ialah dengan perdamaian, maka kiranya perlu pembacaan kembali konsep nusyūz  yang dimaksud dengan menggunakan teori kesetaraan gender agar kiranya menemukan pemahaman yang tidak memihak.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Al-Jawi, Muhammad Nawawi, Tafsir Marah Labid, Jilid 1, Sinar Baru Algensindo, Bandung 2017

Adz-Dzahabi , Muhammad Husein. Ensiklopedia Tafsir(Jilid I), Kalam Mulia, Jakarta, 2010.

Az-Zamakhsyari, Al-Kasysyaf, Dar Al-Marefah, Lebanun, 2009

Ar-Razi, Fakruddin. Mafatih Al-Gaib, Juz 10, Dar Al-Fakir, 1981

Arbain, Janu dkk, Pemikiran Gender Menurut Para Ahli,Jurnal Sawwa, volume 11. No. 1. Oktober 2015.

Ath-Thabari , Abi Ja’far Muhammad Bin Jarir, Jami’ Al-Bayani An Ta’wil Ayil Qur’an, Juz VII.

al-Qattan , Manna Khalil, Studi Ilmu-Ilmu Qur’an, Penerjemah; Mudzakir AS, Litera AntarNusa. Bogor

Anwar, Rosihon Asep Muharom, Ilmu Tafsir, Cv Pustaka Setia, Bandung, 2015.

Adi Putra, Muhammad, dan Umi Sambulah, Memaknai Kembali Konep Nusyūz Dalam Kompilasi Hukun Islam Pesepektif Gender dan Maqashid Syariah Jasser Auda, Jurnal Kesetaraan dan Keadilan Gender, vol 15. No 1, 2020.

Al-Hamad , Muhammad bin Ibrahim. Trilogi pernikahan, Griya Ilmu, Jakarta, 2016.

Abdurrahman, Asep. Metodologi Ath-Thabari DalamTafsir Jami’ Al-Bayan Fi Ta’wili Qur’an, Jurnal Kordinat. Vol. 17 No. 1. April 2018

Amaruddin, Mengungkap Tafsir Jami Al-bayan fi Tafsir Al-Qur’an, Jurnal Syahadah, Vol. 2 No. 2. Oktober 2014

Badruzzaman M Yunus, Saehudin, Pengantar Studi Islam, Pustaka Setia, Bandung, 2017

Bisri, Hasan. Model Penafsiran Hukum Ibnu Katsir, LP2M UIN SGD Bandung, 2020

Djuani, Konflik Nusyūz Dalam Relasi Suami Istri dan Resolusinya Persepektif Hukum Islam, jurnal istinbath, vol. 15, No. 2. Desember 2016.

Dewi Wulandari, Indah. Rekonsepsi Nusyūz Suami Dalam Hukum Perkawinan Di Indonesia persepektif fiqih gender, Jember. 2015.

Engineer, Asgar Ali. Hak-Hak Perempuan Dalam Islam,(Yogyakarta: Bentang Budaya,1994)

Ibn Katsir al-Dimasyqi, Abi al-Fida.’ Tafsir Al-Qur’an al-Azhim, terj. M. Abdul Ghoffar. Juz V. (Bogor: Pustaka Imam Syafi’i

Kursani, Muhmmad, Teologi Pembebasan Dalam Islam(Telaah Pemikiran Asghar Ali Engineer), Jurnal Ilmu Ushuluddin, vol. 10. No .1. 2011.

Kamal, Abu Malik, Fiqih sunnah wanita,(jakarta:Griya Ilmu, 2010)603

Malik Kamal, Abu. Fiqih sunnah wanita,(jakarta:Griya Ilmu, 2010)

Mustaqim, Abdul Metode Penelitian Al-Qur’an Dan Tafsir, Idea Press Yogyakarta, Yogyakarta. 2015,

Muin Abd ,Salim, Metodologi Ilmu Tafsir,(Yogyakarta:Teras,2010,)

Mufidah, Pengarusutamaan Gender Pada Basis Keagamaan (Pendekatan Islam, Strukturasi, dan Kontruski Sosial, UIN –MALANG Press. Malang, 2009

Mahlan, Penyelesaian Nusyūz Dalam Rumah Tangga Persefektif Tafsir Al-Azhar dan Al-Misbah, Iain Palangka Raya , Palangka Raya, 2019.

Nuryanto, Agus, Teologi Pembebasan Dan Kesetaraan Gender, cet 1. Yogyakarta, UII-Press, 2001

Noor, Syafri Muhammad. Ketika Istri Berbuat Nusyūz, Rumah Fiqih Publishing, Jakarta, Desember 2018

Nashiruddin ,M. & Abdul ghalib. Indahnya Malam Pertama,Terj kitab Aadaabu Lailatiz Zifaaf, Gema Insani, jakarta, 2014

Nasution, Abd Haris. Studi Kitab Tafsir Al-Qur’an Al-Azim Karya Ibnu Katsir, Jurnal Ushuluddin Adab dan Dakwah, Vol 1, No 1. Agustus 2018

Pebriyanti, Yovi. Nusyūz menurut M. Quraish Shihab, Bengkulu, 2019.

Romhaniyah, Inayah, Kontruksi Patriaki Dalam Tafsir Agama, Diandra Pustaka Indonesia, Yogyakarta. 2014.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-01-25

Cara Mengutip

Hidayatullah, M. ., & Asiah, S. . (2022). Pembacaan Makna Nusyūz Dalam Tafsir Jami’ Al-Bayan Dan Al-Qur’an Al-Azhim . Jurnal AlifLam : Journal of Islamic Studies and Humanities, 2(2), 58-74. https://doi.org/10.51700/aliflam.v2i2.293