https://www.journal.staidk.ac.id/index.php/attadbir/issue/feedAt-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam2026-08-19T17:18:59+08:00Sri Harmonikajurnaltadbir21@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>At-Tadbir: Journal of Islamic Education Management</strong> (e-ISSN <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1573638229">2715-7210</a> dan <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1488943816">2580-3433</a> (p) is a peer-reviewed journal published biannually by LP2M of STAI Darul KamaL NW Kembang Kerang, NTB, and the Indonesian Research Lecturers Association.</p> <p>At-Tadbir publishes research on the discipline of Islamic education management, primarily focusing on the practice of management functions, including planning, organizing, actuating, and controlling in Islamic educational institutions (Islamic boarding schools, madrasas, and Islamic higher education institutions), as well as on leadership, policymaking, and organizational change in Islamic educational institutions. Islamic education management is a crucial field of study for ensuring comprehensive, effective education in accordance with Islamic values.</p> <p>This journal is open access, meaning that all content is freely available at no cost to users or their institutions. Users are permitted to read, download, copy, distribute, print, search, or link to the full text of articles, or use them for any other lawful purpose, without prior permission from the publisher or authors. This is in accordance with the definition of "open access." BOAI open access.</p> <p>At-Tadbir: Journal of Islamic Education Management is currently indexed and/or included by; has been indexed by <strong>Crossref</strong>. Therefore, all articles have <strong>unique DOI numbers</strong>.</p> <p><a href="https://search.crossref.org/?q=10.51700%2Fattadbir.v5i1&from_ui=yes&published=2021&publisher-name=STAI+Darul+Kamal+NW+Kembang+Kerang&container-title=Jurnal+at+Tadbir%3A+Journal+of+Islamic+Education+Management+%28IEM%29">Crossref</a> | <a href="https://scholar.google.com/citations?hl=en&user=xWcLPXYAAAAJ&view_op=list_works&authuser=2&gmla=AJsN-F654jYiKjFlA8h1GeSETVXKkvDs9WCheC2krd0vI07xFIY7lA1lCh_0iQ3tZwXFDhQ0KF5_sgC-3nTgXzveiSF6VxUBiQca-nbaq1G-LUUSatLKVmk">Google Scholar</a> |<a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/23220">Portal Garuda</a> |<a href="https://moraref.kemenag.go.id/archives/journal/99047180253282825">Moraref</a> | <a href="https://www.base-search.net/Search/Results?type=all&lookfor=At-Tadbir+%3A+Journal+of+Islamic+Education+Management&ling=1&oaboost=1&name=&thes=&refid=dcresen&newsearch=1">Base</a> |<a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&search_text=KEPEMIMPINAN%20KEPALA%20SEKOLAH%20TERHADAP%20KINERJA%20GURU%20DALAM%20IMPLEMENTASI%20KURIKULUM%202013%20DI%20SD%20NEGERI%204%20KERUMUT&search_type=kws&search_field=full_search">Dimensions</a> |<a href="https://onesearch.id/Search/Results?lookfor=At+Tadbir+STAI+Darul+Kamal+NW+Kembang+Kerang&type=AllFields&limit=20&sort=relevance">OneSearch</a> |<a href="https://www.worldcat.org/search?q=At-Tadbir%3A+Jurnal+Manajemen+Pendidikan+Islam">Worldcat</a> | <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2715-7210">Portal ISSN</a> | <a href="https://relawanjurnal.id/">support by RJI </a></p>https://www.journal.staidk.ac.id/index.php/attadbir/article/view/1730Konsep Ilmu Sebagai Tacit Knowledge Menurut Michael Polanyi dan Implikasinya Terhadap Metode Bandongan di Pesantren2026-07-21T17:41:50+08:00Moh Riski Koharyeskysuper1995@gmail.comAbdul Wahidyeskysuper1995@gmail.com<p>Penelitian ini mengkaji konsep tacit knowledge menurut Michael Polanyi serta implikasinya terhadap metode bandongan di pesantren. Kajian ini dilatarbelakangi oleh dominasi paradigma ilmu eksplisit dalam pendidikan modern yang cenderung mengabaikan dimensi pengalaman dan relasi personal dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep tacit knowledge, yang menekankan bahwa pengetahuan tidak sepenuhnya dapat diungkapkan secara verbal, memiliki kesesuaian dengan metode bandongan. Dalam praktiknya, bandongan tidak hanya mentransmisikan ilmu secara tekstual, tetapi juga melalui aspek implisit seperti intonasi, penekanan makna, dan relasi antara kyai dan santri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode bandongan memiliki legitimasi epistemologis sebagai bentuk pembelajaran berbasis tacit knowledge dan relevan untuk dikembangkan dalam sistem pendidikan yang lebih holistik.</p>2026-08-19T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Moh Riski Koharhttps://www.journal.staidk.ac.id/index.php/attadbir/article/view/1734Pencegahan Gangguan Disiplin: Strategi Preventif, Peran Guru, Pendekatan Nilai Islam, dan Tantangan Modern2026-05-29T21:57:10+08:00Faaiq Labibatul Ilmifaaiqlabibatul@gmail.comNur Shinta Rahma Aulianurshintarahmaaulia@gmail.comKhoridatul Azizahkhorida@iai-tabah.ac.id<p>Penelitian ini membahas strategi pencegahan gangguan disiplin melalui pendekatan preventif dalam manajemen kelas berbasis nilai Islam di tengah tantangan modern. Tujuan penelitian adalah menganalisis strategi preventif, peran guru, penerapan nilai-nilai Islam, serta tantangan modern dalam menjaga kedisiplinan siswa. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan sumber relevan terkait manajemen kelas, disiplin siswa, dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi preventif dapat dilakukan melalui pembiasaan disiplin, sosialisasi tata tertib, dan kegiatan ekstrakurikuler. Guru memiliki peran penting sebagai teladan, motivator, pembimbing, dan pengelola kelas. Pendekatan berbasis nilai Islam diterapkan melalui konseling, kolaborasi dengan orang tua, serta disiplin edukatif tanpa hukuman fisik. Tantangan modern seperti gadget dan media sosial memerlukan penerapan disiplin positif, pelatihan guru berkelanjutan, serta dukungan seluruh ekosistem pendidikan sekolah</p>2026-08-19T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Nur, Faaiq labibatul ilmi, Faaiq labibatul ilmi, Khoridatul Azizahhttps://www.journal.staidk.ac.id/index.php/attadbir/article/view/1742Analisis Keorganisasian di Pondok Pesantren Miftahul Ulumi Syar`Iyyah (Mus) Canduang: Studi Manajemen Pendidikan Islam2026-06-03T16:50:34+08:00Muhammad Hafis Bin Redwanhafis23@gmail.comJunaidi Junaidihafis23@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi keorganisasian di Pondok Pesantren Miftahul Ulumi Syar'iyah (MUS) Canduang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dalam perspektif manajemen pendidikan Islam. Pondok pesantren ini memiliki sejarah unik: didirikan oleh Syekh Ahmad Taher pada tahun 1937, mengalami vakum total pada 1977, kemudian dihidupkan kembali pada tahun 1992 hingga sekarang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengurus yayasan dan pimpinan pesantren, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan MUS Canduang bangkit dari keterpurukan sangat ditentukan oleh tiga faktor utama: (1) penguatan struktur organisasi yayasan yang memiliki legalitas formal; (2) penerapan nilai-nilai Islami dalam manajemen (musyawarah, amanah, keadilan); serta (3) peran aktif alumni dalam promosi dan pengembangan pesantren. Pesantren ini menerapkan kombinasi unik antara sistem pendidikan tradisional (halaqah kitab kuning) dan modern (kurikulum madrasah formal) yang tercermin dalam struktur organisasinya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model keorganisasian MUS Canduang dapat menjadi referensi bagi pesantren lain yang menghadapi tantangan keberlanjutan lembaga setelah wafatnya pendiri.</p>2026-08-19T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Muhammad Hafis, Junaidihttps://www.journal.staidk.ac.id/index.php/attadbir/article/view/1768Unsur Unsur-Unsur Total Quality Management (TQM) dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam2026-06-02T15:40:10+08:00Siti Aisyahaisyahalrisma1310@gmail.comAlwan Subanaisyahalrisma1310@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis unsur-unsur <em>Total Quality Management</em> (TQM) serta implikasinya terhadap peningkatan mutu pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (<em>library research</em>) melalui kajian berbagai literatur ilmiah yang terbit pada tahun 2020–2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi yang bersumber dari jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis data menggunakan teknik analisis isi melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur utama TQM meliputi fokus pada pelanggan, perbaikan berkelanjutan, keterlibatan total, kepemimpinan, pengambilan keputusan berbasis data, pendekatan proses, pendekatan sistem dalam manajemen, dan hubungan yang saling menguntungkan. Unsur-unsur tersebut saling berkaitan dan membentuk sistem terintegrasi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dalam konteks pendidikan Islam, implementasi TQM sejalan dengan nilai <em>ihsan</em>, profesionalisme, dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi TQM sangat bergantung pada komitmen pimpinan, konsistensi kebijakan, dan keterlibatan seluruh komponen organisasi dalam membangun budaya mutu yang kuat.</p>2026-08-19T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Siti Aisyah, Alwan Subanhttps://www.journal.staidk.ac.id/index.php/attadbir/article/view/1783Dilema dan Realita Implementasi Pengukuran Mutu Pendidikan: Studi Fenomenologi Kepemimpinan Perempuan di Pondok Pesantren MAS MUS Canduang2026-06-06T13:47:09+08:00Muhammad hafis bin redwan10225006@mhs.uinbukittinggi.ac.idZulfani Sesmiarnihafis23@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara mendalam pengalaman, dilema, dan strategi kepemimpinan perempuan dalam implementasi pengukuran mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Canduang. Metode: Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap kepala MAS Canduang sebagai informan utama, menggunakan pedoman wawancara semi-terstruktur. Analisis data menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang meliputi reduksi, identifikasi tema, dan penafsiran makna. Hasil: Penelitian menemukan tiga dilema utama: (1) antara tuntutan administratif-birokratis dan kultur pesantren; (2) antara penegakan aturan mutu secara kaku dan pemeliharaan keharmonisan interpersonal; serta (3) antara tekanan target mutu dan dinamika psikologis-emosional sebagai pemimpin perempuan. Strategi kepemimpinan yang ditempuh meliputi pendekatan komunikasi persuasif-dialogis, musyawarah, keteladanan, serta keseimbangan antara ketegasan dan empati. Kebaruan: Penelitian ini menawarkan model komunikasi 3D (Dialogue-Deliberation-Delicacy) sebagai gaya khas kepemimpinan perempuan di madrasah. Selain itu, ditemukan bahwa esensi mutu di madrasah tidak hanya "terukur secara angka" tetapi juga "terasa dalam budaya" sebuah temuan yang mengkritisi orientasi kuantitatif standar mutu nasional.</p>2026-08-19T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Muhammad Hafis, Zulfani Sesmiarnihttps://www.journal.staidk.ac.id/index.php/attadbir/article/view/1877Penerapan Pilar Meaningful Learning dan Joyful Learning oleh Guru dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka Berpendekatan Deep Learning: Studi Kasus di SD Islam Sari Bumi2026-06-23T15:28:40+08:00Lisa Nurhayatilisanurhayatirusdiawan@gmail.comBachtiar Sjaiful Bachrilisanurhayatirusdiawan@gmail.comIma Widiyanahlisanurhayatirusdiawan@gmail.com<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan menerapkan pilar </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pembelajaran bermakna</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> dan </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pembelajaran menyenangkan</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> dalam pembelajaran Kurikulum Merdekapendek </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">deep learning</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> di SD Islam Sari Bumi Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pembelajaran</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> bertujuan untuk mengonkretkan konsep abstrak melalui media visual, audiovisual, alat peraga, praktik langsung, serta pengaitan materi dengan kehidupan sehari-hari siswa. Guru juga menerapkan model </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Problem Based Learning</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Project Based Learning</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , dan </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Discovery Learning</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> untuk membangun pembelajaran yang sistematis dan kontekstual. Seperti penerapan </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pembelajaran yang menyenangkan</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> diwujudkan melalui pemberian otonomi belajar, penyediaan pilihan aktivitas, pemberian penghargaan dan umpan balik positif, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan melalui permainan edukatif, </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">icebreaking</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , pembelajaran luar kelas, dan pemanfaatan teknologi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kedua pilar tersebut saling mendukung dalam mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada siswa, meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik, serta menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan dalam implementasi Kurikulum Merdeka berpendekatan </span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">deep learning</span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> .</span></p> <p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kata kunci</span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> : Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Mendalam, Pembelajaran Bermakna, Pembelajaran Menyenangkan, Sekolah Dasar, Pembelajaran Bermakna, Pembelajaran Menyenangkan.</span></p>2026-08-19T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Lisa Nurhayati, Bachtiar Sjaiful Bachri, Ima Widiyanahhttps://www.journal.staidk.ac.id/index.php/attadbir/article/view/2033Dominasi Nyai dalam Relasi Guru-Murid Madura Perspektif Michel Foucault (Studi Fenomenologis pada Kepatuhan Santri di Pondok Pesantren Annuqayah)2026-07-21T17:39:52+08:00Aunul Abidaunulabid@gmail.comAbdul Wahidaunulabid@gmail.comSri Harmonikasriharmonika847@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dominasi Nyai dalam relasi guru-murid di lingkungan pesantren Madura dengan menggunakan perspektif teori relasi kuasa Michel Foucault. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk kepatuhan santri terhadap Nyai di Pondok Pesantren Annuqayah serta bagaimana dominasi tersebut terbentuk dan dijalankan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan desain fenomenologis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap Nyai, santri aktif, pengurus, dan alumni pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan santri kepada Nyai berlandaskan pada keyakinan terhadap ilmu, karisma, otoritas moral, serta konsep barokah yang tertanam kuat dalam tradisi pesantren. Dominasi Nyai berlangsung tidak melalui paksaan atau kekerasan, melainkan melalui relasi pengetahuan, kekuasaan simbolik, dan wacana religius yang membentuk kesadaran santri untuk patuh secara sukarela. Dalam perspektif Foucault, relasi ini menunjukkan bahwa kekuasaan bekerja secara halus melalui internalisasi nilai dan praktik keseharian. Dominasi Nyai dalam pesantren bukan sekadar bentuk kontrol sosial, melainkan juga sarana pembentukan karakter, disiplin, dan etika santri.</p>2026-08-19T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Aunul Abid, Abdul Wahid, Sri Harmonikahttps://www.journal.staidk.ac.id/index.php/attadbir/article/view/2040Strategi Pembelajaran Inovatif dalam Membentuk Akhlakul Karimah Berbasis Nilai Islam2026-07-21T17:36:57+08:00Dedi Eko Riadiekoriyadi.dedi@gmail.comMaftuhah Maftuhahkireina1704@gmail.comFizian Yahyafizian1989@gmail.com<p>Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk akhlakul karimah peserta didik, terutama dalam konteks pendidikan Islam. Strategi pembelajaran inovatif menjadi kebutuhan dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan menyenangkan, sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam secara mendalam. Penelitian ini membahas berbagai strategi pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan dalam proses pendidikan untuk membentuk karakter dan akhlak mulia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur dengan pendekatan kualitatif, mengacu pada teori pendidikan Islam dan model pembelajaran inovatif. Hasil kajian menjelaskan integrasi teknologi dalam pendidikan agama Islam dapat meningkatkan pemahaman serta internalisasi akhlakul karimah pada peserta didik. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan teladan sangat menentukan keberhasilan pembelajaran berbasis nilai Islam. Dengan penerapan strategi yang tepat, pendidikan tidak hanya mencetak individu yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang luhur sesuai dengan ajaran Islam.</p>2026-08-19T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Dedi Eko Riadi, Maftuhah, Fizian Yahyahttps://www.journal.staidk.ac.id/index.php/attadbir/article/view/2044Profesionalisme Dosen dalam Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIS)2026-07-21T17:35:26+08:00Muhammad Roufrouf.idaman@gmail.com<p>Profesionalisme dosen merupakan faktor strategis dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi, khususnya pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS). Dosen tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai peneliti, pengabdi kepada masyarakat, pengembang ilmu pengetahuan, serta agen perubahan yang menentukan kualitas tridarma perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep profesionalisme dosen, mengkaji keterkaitannya dengan peningkatan mutu pendidikan tinggi di PTKIS, serta menjelaskan peran profesionalisme dosen dalam implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian terhadap buku-buku ilmiah, artikel jurnal, regulasi pemerintah, dan berbagai dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) secara deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa profesionalisme dosen merupakan integrasi antara kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang dikembangkan secara berkelanjutan. Dalam perspektif Islam, profesionalisme dosen juga berlandaskan nilai-nilai amanah, itqan, ihsan, dan tanggung jawab spiritual. Profesionalisme dosen berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan mutu pembelajaran, produktivitas penelitian, kualitas pengabdian kepada masyarakat, keberhasilan implementasi SPMI, budaya mutu, akreditasi, serta daya saing PTKIS. Oleh karena itu, pengembangan profesionalisme dosen perlu dilakukan melalui kebijakan institusional yang sistematis, berkelanjutan, dan berorientasi pada penguatan kompetensi, budaya mutu, inovasi akademik, serta pengembangan sumber daya manusia untuk mewujudkan perguruan tinggi Islam yang unggul dan berdaya saing global.</p>2026-08-19T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Muhammad Rouf